GERTAM PM AAS! REJANG LEBONG BUKTIKAN PERTANIAN MODERN ITU KEREN ABIS
Rabu, 30/09/2026 — Telah dilaksanakan kegiatan Gerakan Tanam Bersama PM-AAS di Desa Dusun Sawah, Kec. Curup, Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan ini merupakan implementasi program Kementerian Pertanian dalam mendorong pertanian modern melalui teknologi dan inovasi budidaya untuk mengoptimalkan lahan sawah, meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani serta mendukung produksi padi.
Kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Kepala BRMP Bengkulu, Asisten 2, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong, perwakilan Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara, Kelsi Provinsi Bengkulu, Katimker Kabupaten Rejang Lebong, Penyuluh Pertanian dan Forkopimda Rejang Lebong.
Kegiatan diawali sambutan Katimker Kabupaten Rejang Lebong yang menyampaikan perkembangan gerakan tanam periode April sampai September 2026 sebanyak 10 kegiatan dengan metode PM-AAS. Target pelaksanaan Gertam PM-AAS di Kabupaten Rejang Lebong mencapai 883 hektare, sedangkan usulan CPCL mencapai 893 hektare.
Dalam arahannya, Kepala BRMP Bengkulu menyampaikan bahwa PM-AAS merupakan upaya meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya padi. Dengan teknologi dan pengaturan jarak tanam yang sesuai, produktivitas ditargetkan 10 ton/ha. Beliau menekankan efisiensi biaya produksi, pengelolaan pemupukan melalui PMHC, serta pendampingan penyuluh dalam dosis dan tata cara pemupukan. Diperlukan penginputan NIK untuk penambahan pupuk, pengembangan lahan percontohan PM-AAS, serta penguatan koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, BRMP, penyuluh, petani, mitra dan stakeholder. Target PM-AAS nasional mencapai 1 juta hektare.
Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa Gertam PM-AAS merupakan sinergi pusat, provinsi dan kabupaten dalam meningkatkan kualitas pembangunan pertanian. Diharapkan produktivitas padi di Rejang Lebong meningkat dan berdampak pada pendapatan dan kesejahteraan petani serta ketahanan pangan daerah.
Kepala Dinas Pertanian yang mewakili Gubernur Provinsi Bengkulu menyampaikan dukungan penuh terhadap swasembada dan ketahanan pangan nasional. Dukungan berupa benih, pupuk, pestisida, serta alsintan akan terus diberikan untuk mencapai target 10 ton/ha melalui PM-AAS.
Selanjutnya dilakukan tanam bersama di lahan Kelompok Tani Maju Bersama Desa Dusun Sawah dan dilanjutkan forum diskusi terkait kendala lapangan seperti jalan usaha tani, jaringan irigasi, dan alsintan yang akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kewenangan. Kegiatan juga dilanjutkan dengan pembentukan Brigade Pangan di Kabupaten Rejang Lebong sebagai penguatan kelembagaan.
Secara keseluruhan kegiatan berjalan lancar dan menjadi momentum memperkuat sinergi penerapan pertanian modern. Melalui PM-AAS, pendampingan berkelanjutan, pemenuhan saprodi, serta penguatan kelembagaan melalui Brigade Pangan, diharapkan produktivitas dan efisiensi usaha tani terus meningkat serta berkontribusi terhadap swasembada dan ketahanan pangan.
#KitaMulaiCaraBaru
#TransformasiBudayaKerja
#HematEnergi